Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II PHRI Riau Tahun 2026

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Tahun 2026

Pemerintahan

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II PHRI Riau Tahun 2026

Admin Pusat

PHRI Riau Gelar Rakerda II Tahun 2026, Dorong Kolaborasi Pemulihan Pariwisata

Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Riau melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Tahun 2026 pada Rabu, 5 Februari 2026, bertempat di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan perekonomian daerah, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Bapak H. Tekad Parbatas Setia Dewa, ST., MT., perwakilan Kapolda Riau, Ketua Kadin Provinsi Riau, Anggota DPRD Provinsi Riau Ginda Gurnama, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru Bapak Zulfahmi, serta dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pekanbaru Bapak Agung Nugroho.

Ketua Panitia Pelaksana, Aguswandi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerda II BPD PHRI Riau Tahun 2026 tidak hanya diisi dengan agenda rapat kerja, namun juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan pendukung. Di antaranya lomba mewarnai tingkat Kota Pekanbaru, bazar UMKM kuliner yang melibatkan komunitas Pekanbaru, serta kegiatan making batik. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan masyarakat.

Rakerda II BPD PHRI Riau Tahun 2026 mengusung tema “Kolaborasi PHRI dengan Pemerintah Daerah untuk Pemulihan dan Pengembangan Pariwisata Riau.” Aguswandi juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, serta mengucapkan selamat mengikuti Rakerda II BPD PHRI Riau Tahun 2026 kepada seluruh peserta.

Dalam sambutannya, Ketua BPD PHRI Provinsi Riau, Ir. Nofrizal MM., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta Rakerda serta para tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam pembukaan Rakerda II BPD PHRI Riau Tahun 2026.

Ia menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan tekad bersama seluruh insan PHRI Provinsi Riau dalam membangun sektor pariwisata yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, kemajuan pariwisata tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang erat dan saling memahami peran antara pemerintah daerah dan para pelaku industri pariwisata, khususnya sektor perhotelan dan restoran.

Saat ini, PHRI Provinsi Riau memiliki sebanyak 87 anggota aktif, dengan sekitar 50 anggota aktif berasal dari Kota Pekanbaru. Nofrizal menjelaskan bahwa tidak seluruh hotel tergabung dalam PHRI karena keanggotaan bersifat sukarela dan tidak bersifat wajib.

Melalui pelaksanaan Rakerda II BPD PHRI Riau Tahun 2026 ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara PHRI dan pemerintah daerah dalam merumuskan program kerja strategis guna mendorong pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata Riau. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, PHRI optimistis pariwisata Riau mampu tumbuh lebih maju, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

#walikota #phri #Riau #Pekanbaru

BERITA TERKAIT